TNI kerahkan 1.267 personel tangani dampak gempa di NTT
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.13

KUPANG, 25 AGUSTUS 2026 — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mengerahkan personel hingga total 1.267 untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Bidang Penerangan Umum pada Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (Pelaut/P) Agung Saptoadi menyebut personel TNI bersama Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi terkait, dan masyarakat terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban bencana, membantu perawatan korban, serta mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak.
Penguatan Kesiapan Operasional dan Koordinasi Terpadu
"TNI juga mendukung pengoperasian posko dan dapur lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak," kata Kolonel Agung dalam keterangan di Jakarta, Sabtu. Hingga Sabtu siang, ia mengatakan sebanyak para personel TNI yang telah dikerahkan di sejumlah wilayah terdampak terdiri atas 263 personel di Kabupaten Sikka, 105 personel di Kabupaten Ngada, 400 personel di Kabupaten Nagekeo, 120 personel di Kabupaten Ende, 295 personel di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, serta 84 personel di Kabupaten Manggarai Barat.Dalam mendukung penanganan bencana, TNI hingga kini telah mengerahkan berbagai sarana pendukung, di antaranya 89 unit kendaraan, mendirikan 21 tenda lapangan, dan menyiapkan 120velbed.
Selain itu, TNI AL telah menyiapkan satu unit Helikopter Bell 412 dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan ke wilayah terdampak.Dia menjelaskan pengerahan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. "TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak," tuturnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data sementara hingga Sabtu, pukul 18.48 WIB tentang jumlah total korban meninggal dunia akibat gempa M7,7 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 47 orang. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, mengatakan sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur (17), Sikka (3), Ngada (1), dan Ende (1).
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Dua Rafale TNI AU debut di atraksi udara HUT Ke-81 RI
JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan dua pesawat tempur Rafale TNI AU akan untuk pertama kalinya dilibatkan dalam atraksi udara pada Upacara Peringatan Detik-Detik Prokl

Politik, persiapan HUT RI hingga latihan gabungan TNI AL dan China
JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Beberapa peristiwa yang berkaitan dengan isu politik terjadi sepanjang Rabu (12/8). Berikut ragam berita politik yang telah dirangkum ANTARA. 1. Menseneg: Gladi kotor HUT ke-81 RI lib

Sebanyak 81 alutsista udara gladi bersih Sabtu jelang HUT RI
JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — TNI akan menggelar gladi bersih atraksi 81 alat utama sistem senjata (alutsista) udara pada Sabtu (15/8) sebagai persiapan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta. Kepala Dinas
