Satu Suara Bangsa

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10.000 Benih Bening Lobster di Lombok Timur

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

30 Jul 2026, 15.468 dibaca

Diperbarui: 12 Agu 2026, 10.06

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10.000 Benih Bening Lobster di Lombok Timur
Dokumentasi Satu Suara Bangsa — TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10.000 Benih Bening Lobster di Lombok Timur
LOMBOK TIMUR – TNI Angkatan Laut melalui Tim Intelijen Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 10.000 ekor Benih Bening Lobster (BBL) tanpa dokumen resmi di kawasan Pelabuhan Khayangan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya kelautan serta penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 50 kantong plastik berisi Benih Bening Lobster. Setiap kantong diperkirakan berisi sekitar 200 ekor, sehingga total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 10.000 ekor dengan nilai ekonomis diperkirakan sebesar Rp100 juta.

Saat proses penindakan berlangsung, pelaku berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam penyelidikan oleh aparat terkait guna mengungkap jaringan penyelundupan yang terlibat.

Komandan Lanal Mataram, Letkol Laut (P) Eko Darmawan, S.T., M.Si., memimpin konferensi pers setelah pengamanan barang bukti sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat mengenai keberhasilan operasi tersebut.

Selanjutnya, seluruh Benih Bening Lobster yang berhasil diamankan dilepasliarkan kembali ke habitatnya di laut. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya kelautan serta mendukung keberlangsungan ekosistem laut Indonesia.

Upaya penggagalan penyelundupan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, penguatan penegakan hukum di wilayah perairan nasional, serta perlindungan terhadap sumber daya kelautan sebagai salah satu aset strategis bangsa.

Melalui sinergi pengawasan dan penindakan yang berkelanjutan, TNI Angkatan Laut berkomitmen terus memperkuat pengamanan wilayah perairan Indonesia guna mencegah praktik penyelundupan sumber daya kelautan, menjaga keberlanjutan ekosistem laut, serta mendukung pemanfaatan kekayaan laut secara bertanggung jawab untuk kepentingan nasional.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi HANKAM
HANKAM26 Okt 2026 · 07.21Oleh Budi Antoni

Marinir TNI AL dan ADF Perkuat Kemampuan Operasi Amfibi di Pantai

JAKARTA, 26 OKTOBER 2026 — Jakarta (ANTARA) - Korps Marinir TNI AL bersama Australian Defence Force (ADF) menggelar simulasi operasi amfibi penyerangan dari laut ke daratan di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa T

Baca selengkapnya
Dokumentasi HANKAM
HANKAM26 Okt 2026 · 07.20Oleh Budi Antoni

Prajurit TNI dan Militer Australia Latihan Bertahan Hidup di Alam Liar

SITUBONDO, 26 OKTOBER 2026 — Situbondo (ANTARA) - Prajurit TNI bersama Angkatan Pertahanan Australia atau Australian Defence Force (ADF) latihan bertahan hidup di alam liar (survival training) di Pusat Latuhan

Baca selengkapnya
Dokumentasi HANKAM
HANKAM26 Okt 2026 · 07.20Oleh Budi Antoni

Danrem 081/DSJ: Warga Turut Gotong Royong Kegiatan TMMD di Madiun

MADIUN, 26 OKTOBER 2026 — Madiun (ANTARA) - Komandan Komando Resor Militer 081/Dhirotsaha Jaya (081/DSJ) ​​Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyatakan warga Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun turut

Baca selengkapnya