P3-TGAI 2026 Tingkatkan Irigasi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 00.29

JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menjalankan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi 2026 untuk memperbaiki jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat. Program Kementerian Pekerjaan Umum tersebut diarahkan untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
Masyarakat dilibatkan dalam pelaksanaan pekerjaan agar infrastruktur sesuai kebutuhan lahan pertanian setempat. Pendekatan partisipatif juga memberi peran kepada kelompok pengguna air dalam pengelolaan hasil pembangunan.
Pemeliharaan Infrastruktur
Jaringan irigasi yang lebih andal diharapkan membantu pengaturan pasokan air menuju sawah. Ketersediaan air menjadi bagian penting dalam menjaga jadwal tanam dan produktivitas petani.
Pemerintah meminta masyarakat menjaga dan memanfaatkan jaringan secara berkelanjutan. Pemeliharaan setelah pembangunan diperlukan agar fungsi irigasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Istana Bantah Haji Isam Ditunjuk sebagai Koordinator Penanganan Karhutla
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan

Sebanyak 1.725 Paket Sembako Disiapkan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
MAUMERE, 16 AGUSTUS 2026 — Sebanyak 1.725 paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules untuk mendukung

BNPB Distribusikan 954 Ton Bantuan Logistik untuk NTT
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — BNPB mendistribusikan 954.438 kilogram atau sekitar 954 ton bantuan logistik dari Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo dan Maumere. Distribusi berlan
